MANFAAT PEMBIASAAN MAKAN DI TAMAN KANAK-KANAK DARUL HIKAM BANDUNG PADA KEBIASAAN MAKAN DI RUMAH

Penelitian ini dilatarbelakangi perilaku hidup sehat seorang anak terbentuk dari lingkungan sekolah, rumah, dan lingkungan sekitar. Salah satu penanaman perilaku hidup sehat di lingkungan sekolah adalah penyelenggaraan makan di sekolah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui manfaat pembiasaan makan di Taman Kanak-kanak Darul Hikam Bandung pada kebiasaan makan di rumah yang berkaitan dengan pemilihan makanan sehat dan bergizi,  kebutuhan makan anak prasekolah, dan tata cara makan yang benar. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan sampel 30 orangtua siswa TK Darul Hikam Bandung. 

Hasil penelitian pada aspek pemilihan makanan sehat dan bergizi berada pada kriteria bermanfaat. Aspek kebutuhan makan anak prasekolah berada pada kriteria bermanfaat. Aspek tata cara makan yang benar berada pada kriteria sangat bermanfaat. Implikasi hasil penelitian bahwa pembiasaan makan di sekolah bermanfaat dan harus dipertahankan pada kebiasaan makan di rumah. Rekomendasi ini ditujukan kepada Guru-guru Taman Kanak-kanak Darul Hikam Bandung perlu melakukan penguatan pada orangtua siswa terhadap yang diserap anak di sekolah tentang pemilihan makanan sehat dan bergizi, kebutuhan makan anak prasekolah, dan tata cara makan yang benar melalui acara silaturahmi antara orangtua dan Guru-guru yang dilakukan di sekolah.

 Sebelum Download Baca Cara Download


Bab I

Bab II

Bab III

Bab IV

Bab V

Daftar Pustaka
Read more

KONTRIBUSI KEGIATAN KEMAHASISWAAN TERHADAP MOTIVASI BERPRESTASI MAHASISWA JURUSAN PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR

Penelitian ini berangkat dari adanya pertanyaan tentang sejauh mana kegiatan kemahasiswaan di JPTA – UPI dapat mendukung motivasi berprestasi mahasiswa JPTA – UPI dimana korelasi antar kedua variabel ini belum jelas terlihat. Atas dasar permasalahan tersebut maka tujuan dibuatnya penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar kontribusi kegiatan kemahasiswaan terhadap motivasi berprestasi mahasiswa JPTA – UPI

Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif korelasional dengan populasi mahasiswa JPTA-UPI yang aktif di kegiatan kemahasiswaan. Pengumpulan data untuk setiap variabel menggunakan angket yang telah melalui uji validitas dan uji reliabilitas agar angket tersebut layak digunakan sebagai instrumen penelitian. Kemudian angket tersebut dibagikan kepada sejumlah sampel penelitian yang telah ditentukan.

Setelah data dari kedua variabel terkumpul, maka dilakukan berbagai macam perhitungan secara statistik untuk dapat menjawab permasalahan penelitian. Penghitungan dan pengujian yang dilakukan diantaranya ialah uji normalitas, melalui uji normalitas didapatkan salah satu variabel tidak berdistribusi normal dan penelitian dilanjutkan dengan menghitung korelasi kedua variabel dengan menggunakan rumus Spearman Rank. Dari hasil penghitungan tersebut didapatkan hasil koefisien korelasi yang termasuk ke dalam kategori kuat, angka hasil uji korelasi tersebut digunakan kembali untuk menghitung besaran koefisien determinasi untuk mengetahui berapa besar kegiatan kemahasiswaan memberi kontribusi pada motivasi berprestasi.

Dari hasil penghitungan tersebut didapatkan hasil yang menyatakan kegiatan kemahasiswaan berkontribusi sebesar 53% terhadap motivasi berprestasi mahasiswa JPTA-UPI. Hasil penelitian ini dapat menjawab rumusan masalah pada penelitian ini, dimana hasil penghitungan statistik menyatakan bahwa kegiatan kemahasiswaan pada JPTA-UPI termasuk kedalam kategori baik, begitu pula dengan motivasi berprestasi mahasiswa JPTA-UPI juga berada dalam kriteria baik.

Secara keseluruhan, hasil penelitian ini membuahkan kesimpulan bahwa “Terdapat kontribusi yang positif dan signifikan antara kegiatan kemahasiswaan terhadap motivasi berprestasi mahasiswa JPTA – UPI“.

Sebelum Download Baca Cara Download






Read more

Pengaruh Penugasan Terhadap Keterampilan Siswa Menginterpretasi dan Mengkonstruksi Grafik Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Pada Sistem Reproduksi

Skripsi ini berjudul pengaruh penugasan terhadap keterampilan siswa menginterpretasi dan mengkonstruksi grafik melalui pembelajaran kooperatif pada sub konsep sistem reproduksi manusia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkapkan pengaruh metode penugasan terhadap keterampilan siswa SMA dalam menginterpretasi dan mengkonstruksi grafik melalui model pembelajaran  kooperatif tipe jigsaw pada konsep sistem reproduksi manusia siswa SMA kelas XI.  Metode penelitian ini adalah Quasi eksperimental dengan desain penelitian Control Group Pretes-Postes. Uji statistik menunjukkan bahwa nilai pretes  keterampilan menginterpretasi kelas eksperimen tidak berbeda signifikan dengan kelas kontrol, sehingga  uji statistik dilanjutkan dengan pengujian nilai postes yang menunjukkan bahwa nilai postes  keterampilan menginterpretasi kelas eksperimen berbeda signifikan dengan kelas kontrol,  Z hitung = 4,34 > Z tabel = 1,96 sehingga H0 ditolak dan H1 diterima, Data pretes  keterampilan  mengkonstruksi kelas eksperimen berbeda signifikan dengan kelas kontrol menunjukkan  nilai Z hitung = 5,19 > Z tabel = 1,96 sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Analisis respon kesulitan siswa dalam keterampilan menginterpretasi dan mengkonstruksi grafik dikarenakan kurangnya latihan dan bimbingan dari guru.


Kata Kunci: Penugasan, Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw, Keterampilan menginterpretasi, Keterampilan Mengkonstruksi Grafik, Sistem Reproduksi.

 Sebelum Download Baca Cara Download

Read more

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW DENGAN PENDEKATAN PEMECAHAN MASALAH UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN GENERALISASI MATEMATIS SISWA

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 
  1. (1) peningkatan kemampuan generalisasi matematis siswa yang mendapatkan pembelajaran matematika dengan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dengan pendekatan pemecahan masalah lebih baik daripada kemampuan generalisasi matematis siswa yang mendapatkan pembelajaran matematika dengan pendekatan pembelajaran pemecahan masalah; 
  2. (2) kualitas peningkatan kemampuan generalisasi matematis siswa yang memperoleh model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dibanding-kan dengan siswa yang memperoleh pendekatan pembelajaran pemecahan masalah; dan 
  3. (3) respon siswa terhadap kegiatan pembelajaran matematika dengan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dengan pendekatan pemecahan masalah. Hipotesis yang diuji adalah Peningkatan kemampuan generalisasi matematis siswa yang mendapatkan pembelajaran matematika dengan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dengan pendekatan pemecahan masalah lebih baik daripada siswa yang mendapatkan pembelajaran dengan pendekatan pemecahan masalah. 

Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMP Negeri 38 Bandung kelas VII tahun ajaran 2010/2011, dengan sampel penelitian kelas VII-F sebagai kelas eksperimen dan kelas VII-E sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan berupa soal tes awal (pretes) dan tes akhir (postes), angket skala sikap, lembar observasi dan jurnal harian siswa. 

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa:
  1. (1) Kemampuan generalisasi matematis siswa yang menggunakan pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dengan pendekatan masalah lebih baik dibandingkan kemampuan generalisasi matematis siswa yang menggunakan pembelajaran dengan pendekatan pemecahan masalah; 
  2. (2) Kualitas peningkatan kemampuan generalisasi matematis siswa yang mendapatkan pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dengan pendekatan pemecahan masalah tergolong sedang sedangkan kualitas peningkatan kemampuan generalisasi matematis siswa yang mendapatkan pembelajaran dengan pendekatan pemecahan masalah tergolong rendah; 
  3. (3) Pada umumnya siswa merespon positif terhadap pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dengan pendekatan pemecahan masalah.

Kata kunci: model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw, kemampuan generalisasi matematis, pendekatan pemecahan masalah

Sebelum Download Baca Cara Download










Read more

PENGARUH KUALITAS PRODUK, HARGA DAN KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN DI RESTORAN

PENGARUH KUALITAS PRODUK, HARGA DAN KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN DI RESTORAN

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : Pengaruh Kualitas Produk, Harga dan Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Konsumen pada Restoran Kelapa Lagoon jl.Sumatra Kota Bandung.

Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dan metode verifikatif dengan tekhnik Systematic Random Sampling. Sampel pada penelitian ini adalah 100 pengunjung restoran Kelapa Lagoon. Analisis data dalam penelitian ini regresi linier ganda.

Hasil penelitian menunjukan bahwa pengaruh kualitas produk berpengaruh negatif tetapi tidak signifikan terhadap kepuasan konsumen,sedangkan harga dan kualitas pelayanan secara bersama- sama berpengaruh positif terhadap kepuasan konsumen adalah 32,4% sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor- faktor lain. Variable kualitas pelayanan mempunyai pengaruh yang paling besar dibandingkan dengan variable harga, yaitu sebesar 52,4% sedangkan untuk variable harga sebesar 41,7%

Untuk itu perlu diperhatikan dari segi harga yang ditawarkan harus lebih murah dibandingkan dengan harga yang ditawarkan restoran lain sesuai dengan manfaatnya, maka akan membuat tamu merasa puas dan loyal kepada perusahaan. Untuk meningkatkan konsumen agar tetap puas terhadap perusahaan perlu diadakan program promosi untuk masyarakat luas dan sering diadakan event atau acara yang dilakukan oleh Restoran Kelapa Lagoon, mengadakan potongan harga (discount)  ataupun special price pada produk-produk tertentu dengan tidak mengurangi kualitas dan manfaat baik dari segi kualitas pelayanan maupun harga yang sesuai dengan manfaat yang diterima konsumen yang akan meningkatkan kepuasan konsumen kepada perusahaan.          

Kata Kunci : Kualitas Produk, Harga, Kualitas Pelayanan dan Kepuasan Konsumen
Read more